Kendari, Tajukinfo.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah guna menekan potensi kenaikan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, di pelataran Balai Kota Kendari, Jumat 29 Mei 2026.
Gerakan pangan murah kali menyiakan 15 stand 22 Distributor. Terlihat di lokasi tingginya antusias masyarakat menghadiri program Gerakan Pangan Murah terlihat jelas dari membludaknya antrean warga di setiap stand kebutuhan pokok yang disiapkan sejak pagi. Pangan Murah ini juga sangat membantu masyarakat, karena bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
Gerakan Pangan Murah dihadiri Wakil Direktur Bulog, Marga Taufiq mengatakan, saat ini stok pangan yang disiapkan Bulog untuk masyarakat masih dalam kondisi aman dan siap didistribusikan kapan pun dibutuhkan.

“Minyak 4.800 liter, beras dua setengah ton, gula 100 kilo. Di mana pun pangan murah kita siap. Intinya kami di Bulog siap melayani masyarakat,” kata Marga Taufiq saat menghadiri pangan murah.
Sementara itu, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengatakan, kegiatan gerakan pangan murah ini dilaksanakan dalam rangka mendukung pengendalian inflasi sebagaimana yang terus dilakukan pemerintah pusat.
“Kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka mendukung pengendaian inflasi. Apalagi dari beberapa hari terakhir ada kelangkaan dari bahan makanan kita seperti minyak. Dan alhamdulillah pemerintah kota sudah mengkordinasikan dengan Bulog dan sudah tersedian di acara pangan murah ini,” kata Siska Karina Imran.
Orang nomor satu di Kota Kendari ini mengatakan, pemerintah kota akan terus berkoordinasi dengan Bulog bagaimana
kelangkaan minyak tersebut di Kota Kendari tidak ada lagi. Meski ada kenaikan tapi tidak mempengaruhi daya beli masyarakat.
“Meski ada kenaikan sedikit. Tapi kita sudah antisipasi dengan pangan murah. Mudah mudahan masyarakat tetap mampu menjangkau dengan harga yang ada,” jelasnya.
Ia menegaskan, pemerintah kota akan terus mengadakan gerakan pangan murah agar seluruh pasokan dan harga di Kota Kendari tetap stabil. Pemerintah juga tetap melakukan pantauan harga di pasar-pasar.

Lanjutnya, sebagai bukti kehadirian pemerintah bisa dilihat pada acara gerakan pangan murah atau pasar murah untuk tahun 2026 ini suda dilaksanakan sebanyak 70 kali perhari ini. Sementara pada tahun 2025 sebanyak 120 kali.
“Jadi total sudah 190 kali per hari ini kita pemerintah kota mengadakan pasar murah dalam membantu kebutuhan masyarakat di tengah stabilitas harga tidak stabil. Jadi ini tidak akan berhenti sampai di sini, kita akan melihat kondisi dan situasi untuk melaksanakan pangan murah,” tutupnya.(Adv).
















