Kendari, Tajukinfo.com – Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Kendari berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Ribuan warga memadati Lapangan Torada, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Rabu pagi 27 Mei 2026, untuk melaksanakan salat Id bersama Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran.
Lapangan yang berada tepat di depan Kantor KPU Provinsi Sulawesi Tenggara dan KPU Kota Kendari itu sejak pukul 6.00 WITA mulai dipenuhi jemaah dari berbagai wilayah. Meski cuaca tampak mendung dan sempat diguyur hujan rintik, antusiasme masyarakat untuk mengikuti salat Id tidak surut.
Deretan kendaraan roda dua dan roda empat terlihat memenuhi sisi jalan di sekitar lokasi. Aparat dari Satpol PP bersama personel kepolisian tampak sigap mengatur lalu lintas dan membantu penataan area parkir guna memastikan pelaksanaan ibadah berjalan tertib dan aman.
Sekitar pukul 07.14 WITA, Wali Kota Kendari tiba di lokasi salat Id. Kehadirannya langsung disambut hangat masyarakat yang telah lebih dahulu memenuhi lapangan. Ia tampil mengenakan busana bernuansa pink dan putih bermotif bunga yang dipadukan dengan hijab merah muda. Diikuti Wakil Wali Kota Kendari Sudirman yang mengenakan baju putih polos dan celana hitam.
Sebelum pelaksanaan salat dimulai, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyampaikan sambutan di hadapan ribuan jemaah. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa Hari Raya Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai pengorbanan, ketulusan, dan ketaatan kepada Allah SWT.
Menurutnya, ibadah kurban mengandung pesan sosial yang sangat besar karena mengajarkan umat Islam untuk peduli terhadap sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan bantuan dan perhatian. Ia mengajak warga menjadikan Idul Adha sebagai sarana mempererat persaudaraan dan solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Melalui ibadah kurban, kita diajak untuk menyisihkan sebagian rezeki sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Taala sekaligus membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya di hadapan jemaah.
Wali Kota juga berharap proses penyembelihan dan distribusi hewan kurban di Kota Kendari dapat dilaksanakan sesuai syariat dan menjangkau masyarakat yang benar-benar berhak menerima. Ia menilai semangat berbagi pada Hari Raya Idul Adha harus terus dipelihara sebagai budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Tak hanya itu, Siska Karina Imran turut mendoakan agar seluruh hewan kurban yang disembelih menjadi amal ibadah yang membawa keberkahan dan pahala berkelanjutan bagi para pekurban. Ia pun mengajak masyarakat menjaga semangat kebersamaan dan keharmonisan antarwarga.
Pelaksanaan salat Id dimulai sekitar pukul 07.30 Wita di tengah langit yang masih diselimuti awan mendung. Meski demikian, suasana ibadah tetap berlangsung khusyuk dengan ribuan jemaah mengikuti rangkaian salat hingga selesai.
Dalam khutbah Idul adha, khatib menyampaikan pentingnya rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Rasa syukur, menurutnya, merupakan salah satu bentuk ketakwaan yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. (DN)















