Kendari, Tajukinfo.com – Pemerintah kota (Pemkot) Kendari melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bagian Ekonomi Kota Kendari.
Kegiatan yang berlangsung secara daring dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, diikuti Wakil Wali Kota Kendari Sudirman bersama Asisten II Setda Kota Kendari Nismawati dari Ruang Rapat Wakil Wali Kota Kendari, Senin 15 Juni 2026.
Rakor ini diikuti oleh pemerintah daerah dari seluruh Indonesia sebagai upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menjaga stabilitas harga serta mengendalikan laju inflasi di masing-masing daerah.

Dalam arahannya, Mendagi Tito Karnavian menekankan pentingnya langkah-langkah konkret yang dilakukan pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rakor, inflasi tahunan (year on year) pada Mei 2026 terhadap Mei 2025 tercatat sebesar 3,08 persen. Sementara itu, inflasi bulanan (month to month) pada Mei 2026 terhadap April 2026 berada di angka 0,28 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (year to date) dari Mei 2026 terhadap Desember 2025 tercatat sebesar 1,35 persen
“Kondisi inflasi nasional masih berada dalam rentang yang terkendali. Namun pemerintah daerah untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan harga sejumlah komoditas strategis yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Tito Karnavian.
Dalam kesempatan tersebut, TPID Kota Kendari turut mencermati berbagai arahan dan strategi yang disampaikan pemerintah pusat, termasuk langkah-langkah antisipatif dalam menghadapi potensi gejolak harga pangan. Upaya penguatan koordinasi lintas sektor menjadi salah satu fokus utama untuk memastikan pengendalian inflasi berjalan efektif.
Wakil Wali Kota Kendari Sudirman menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Kendari untuk terus mendukung berbagai program pengendalian inflasi yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, pelaku usaha, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok
Ia menambahkan, melalui partisipasi aktif dalam rakor ini, Pemerintah Kota Kendari berharap dapat terus meningkatkan efektivitas langkah pengendalian inflasi di daerah.
“Dengan koordinasi yang kuat dan pemantauan yang berkelanjutan, diharapkan kondisi ekonomi daerah tetap stabil sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Kendari,” tutupnya.(Adv).
















