Kamis, 18 Juni 2026
Tajuk Info
  • Home
  • Pemerintah
  • Opini
  • Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Advetorial
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
No Result
View All Result
Tajuk Info
  • Home
  • Pemerintah
  • Opini
  • Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Advetorial
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
No Result
View All Result
Tajuk Info
No Result
View All Result
Home Advetorial

Pemkot Kendari Fokus Perkuat Posyandu dan Perang Melawan Stunting

Redaksi TI by Redaksi TI
17 Juni, 2026
in Advetorial, Kota Kendari, Pemerintah
0
Pemkot Kendari Fokus Perkuat Posyandu dan Perang Melawan Stunting
10
SHARES
54
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Kendari, Tajukinfo.com – Pemerintah Kota Kendari melaksanakan Pertemuan Koordinasi Tim Pembina Posyandu Bidang Kesehatan Tingkat Kota Kendari Tahun 2026, Rabu 17 Juni 2026. Kegiatan ini memperkuat strategi percepatan penurunan stunting dengan mengandalkan data riil dari tingkat RT, penguatan peran Posyandu, serta intervensi serentak terhadap ibu hamil dan balita yang akan dimulai pada Juli 2026

Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, menegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan kesehatan, melainkan ancaman serius terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan

You might also like

Bertemu La Rochelle Prancis, Wawali Kota Kendari Bahas Kerja Sama Penyediaan Air Bersih hingga Penanganan Banjir

Pasca Banjir, Bid Dokkes Polda Sultra Fogging 156 Rumah Warga di Kendari

Pemkot Kendari dan OJK Matangkan Program KEJAR

“Anak-anak yang mengalami stunting tidak hanya terhambat pertumbuhan fisiknya, tetapi juga perkembangan kognitifnya yang pada akhirnya akan memengaruhi produktivitas dan daya saing generasi mendatang. Karena itu, penurunan stunting menjadi prioritas yang harus dituntaskan melalui kerja keras, kerja cerdas, dan kerja kolaboratif,” ujarnya.

Menurut Amir Hasan, penilaian kinerja yang dilakukan tahun ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi efektivitas berbagai program yang telah dijalankan sekaligus mengidentifikasi kendala di lapangan agar intervensi yang dilakukan ke depan lebih tepat sasaran.

Ia menekankan keberhasilan penanganan stunting sangat bergantung pada sinergi lintas sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, sanitasi, penyediaan air bersih, ketahanan pangan hingga pola pengasuhan anak dalam keluarga

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Hasria Mahmud, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar saat ini bukan hanya menangani anak yang telah mengalami stunting, tetapi juga mencegah munculnya kasus baru.

Menurutnya, saat ini terdapat lebih dari 400 anak stunting yang menjadi sasaran intervensi langsung Dinas Kesehatan. Namun, terdapat sekitar 12 ribu anak yang berpotensi mengalami stunting dan harus segera dipetakan secara akurat.

“Kami butuh data dasar dari RT dan kelurahan. Kalau yang sudah stunting, kami bisa intervensi dengan PMT dan vitamin. Tetapi yang lebih penting adalah mendeteksi anak-anak yang berisiko agar tidak masuk kategori stunting,” kata Hasria.

Ia mengungkapkan, pemerintah kota sedang mengumpulkan data sekitar 30 ribu anak yang tersebar di seluruh wilayah kota. Data tersebut akan menjadi dasar pelaksanaan intervensi serentak yang direncanakan berlangsung pada Juli mendatang.

“Data ini sangat penting. Sebelum 1 Juli seluruh data harus sudah masuk. Dari data itu kita akan melihat siapa yang rutin datang ke Posyandu dan siapa yang belum. Di situlah kita bisa mendeteksi calon-calon stunting untuk segera dicegah,” jelasnya.

Intervensi yang akan dilakukan meliputi pemeriksaan kesehatan, pemberian makanan tambahan, vitamin A, edukasi kesehatan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi ibu hamil dan balita.

Hasria juga menyoroti faktor-faktor sosial yang berpotensi meningkatkan angka stunting, termasuk fenomena pernikahan usia dini dan kehamilan pada usia yang belum ideal.

“Pak Lurah harus tahu kondisi masyarakatnya. Kasus pernikahan terlalu muda atau kehamilan usia dini harus menjadi perhatian bersama karena berpotensi melahirkan anak stunting,” tegasnya.

Dalam forum yang sama, Ketua Pembina Posyandu Kota Kendari, Shintya Putri Anawula Sudirman, mengingatkan pentingnya penguatan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat.

Saat ini Kota Kendari memiliki 228 Posyandu yang tersebar di seluruh kelurahan. Namun, sebanyak 122 Posyandu atau sekitar 53 persen masih berada dalam kondisi tidak layak dan membutuhkan perhatian serius.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama. Posyandu membutuhkan dukungan lebih kuat dari seluruh pemangku kepentingan agar pelayanan kepada masyarakat bisa berlangsung lebih optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di seluruh Posyandu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan masyarakat.

Sementara itu, Lurah Watubangga, Nusman Pagalu, membagikan strategi yang diterapkan di wilayahnya untuk mempercepat pengumpulan data keluarga berisiko stunting.

Menurutnya, RT merupakan pihak yang paling memahami kondisi masyarakat sehingga pendataan dilakukan langsung dari tingkat lingkungan.

“Wilayah warga yang paling tahu tentu RT. Karena itu kami meminta data dari setiap RT, kemudian disetor melalui Kasi Pemerintahan agar proses pendataan lebih cepat dan akurat,” katanya.

Melalui penguatan Posyandu, pemutakhiran data hingga intervensi serentak yang akan dilakukan pada Juli mendatang, Pemerintah Kota Kendari berharap mampu menekan angka stunting secara signifikan sekaligus memastikan lahirnya generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.(Adv).

Tags: Dinas Kesehatan Kota KendariPemkot KendariPosyanduStunting
Previous Post

Sultra Jadi Titik Awal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Tegaskan Pentingnya Data Berkualitas

Next Post

Diduga Sebarkan Konten Pornografi Melalui WhatsaApp, Pria di Konawe Ditahan Polisi

Redaksi TI

Redaksi TI

Berita Terkait

Bertemu La Rochelle Prancis, Wawali Kota Kendari Bahas Kerja Sama Penyediaan Air Bersih hingga Penanganan Banjir
Advetorial

Bertemu La Rochelle Prancis, Wawali Kota Kendari Bahas Kerja Sama Penyediaan Air Bersih hingga Penanganan Banjir

by Redaksi TI
18 Juni, 2026
Pasca Banjir, Bid Dokkes Polda Sultra Fogging 156 Rumah Warga di Kendari
Kota Kendari

Pasca Banjir, Bid Dokkes Polda Sultra Fogging 156 Rumah Warga di Kendari

by Redaksi TI
17 Juni, 2026
Pemkot Kendari dan OJK Matangkan Program KEJAR
Advetorial

Pemkot Kendari dan OJK Matangkan Program KEJAR

by Redaksi TI
17 Juni, 2026
Sultra Jadi Titik Awal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Tegaskan Pentingnya Data Berkualitas
Pemerintah

Sultra Jadi Titik Awal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Tegaskan Pentingnya Data Berkualitas

by Redaksi TI
17 Juni, 2026
Pemkot Kendari Matangkan Persiapan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara
Pemerintah

Pemkot Kendari Matangkan Persiapan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara

by Redaksi TI
16 Juni, 2026
Next Post
Diduga Sebarkan Konten Pornografi Melalui WhatsaApp, Pria di Konawe Ditahan Polisi

Diduga Sebarkan Konten Pornografi Melalui WhatsaApp, Pria di Konawe Ditahan Polisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Sampai Terlewat!

Bertemu La Rochelle Prancis, Wawali Kota Kendari Bahas Kerja Sama Penyediaan Air Bersih hingga Penanganan Banjir
Advetorial

Bertemu La Rochelle Prancis, Wawali Kota Kendari Bahas Kerja Sama Penyediaan Air Bersih hingga Penanganan Banjir

18 Juni, 2026
Pasca Banjir, Bid Dokkes Polda Sultra Fogging 156 Rumah Warga di Kendari
Kota Kendari

Pasca Banjir, Bid Dokkes Polda Sultra Fogging 156 Rumah Warga di Kendari

17 Juni, 2026
Pemkot Kendari dan OJK Matangkan Program KEJAR
Advetorial

Pemkot Kendari dan OJK Matangkan Program KEJAR

17 Juni, 2026
Diduga Sebarkan Konten Pornografi Melalui WhatsaApp, Pria di Konawe Ditahan Polisi
Kriminal

Diduga Sebarkan Konten Pornografi Melalui WhatsaApp, Pria di Konawe Ditahan Polisi

17 Juni, 2026
Pemkot Kendari Fokus Perkuat Posyandu dan Perang Melawan Stunting
Advetorial

Pemkot Kendari Fokus Perkuat Posyandu dan Perang Melawan Stunting

17 Juni, 2026
Sultra Jadi Titik Awal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Tegaskan Pentingnya Data Berkualitas
Pemerintah

Sultra Jadi Titik Awal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Tegaskan Pentingnya Data Berkualitas

17 Juni, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Konawe Utara
  • Kota Kendari
  • Kriminal
  • Lainnya
  • Muna Barat
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Uncategorized
  • Wisata

Rekomendasi

Wali Kota Kendari Siska Bagikan Momen Saat Bersama Wapres Gibran Pada Acara Retreat Kepala Daerah 

Wali Kota Kendari Siska Bagikan Momen Saat Bersama Wapres Gibran Pada Acara Retreat Kepala Daerah 

27 Februari, 2025
Nelayan Asal Buton Dilaporkan Hilang Saat Mancing di Perairan Lasalimu Selatan

Nelayan Asal Buton Dilaporkan Hilang Saat Mancing di Perairan Lasalimu Selatan

12 Mei, 2026
Usai Dilantik, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari Siapkan Program 100 Hari

Usai Dilantik, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari Siapkan Program 100 Hari

20 Februari, 2025
Tajuk Info

BTN PNS Blok 27 No. 8 Kel. Watubangga
Kec. Baruga Kota Kendari - Sulawesi Tenggara

Kontak Admin : 0822 2343 2337
Email : Admin@tajukinfo.com

Menu Navigasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kontak Kami

Berita Terkini

Bertemu La Rochelle Prancis, Wawali Kota Kendari Bahas Kerja Sama Penyediaan Air Bersih hingga Penanganan Banjir

Bertemu La Rochelle Prancis, Wawali Kota Kendari Bahas Kerja Sama Penyediaan Air Bersih hingga Penanganan Banjir

18 Juni, 2026
Pasca Banjir, Bid Dokkes Polda Sultra Fogging 156 Rumah Warga di Kendari

Pasca Banjir, Bid Dokkes Polda Sultra Fogging 156 Rumah Warga di Kendari

17 Juni, 2026

© 2024 Tajuk Info. All Rights Reserved | Support by WebNesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Lainnya

© 2024 Tajuk Info. All Rights Reserved | Support by WebNesia