Minggu, 10 Mei 2026
Tajuk Info
  • Home
  • Pemerintah
  • Opini
  • Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Advetorial
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
No Result
View All Result
Tajuk Info
  • Home
  • Pemerintah
  • Opini
  • Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Advetorial
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Wisata
No Result
View All Result
Tajuk Info
No Result
View All Result
Home Kriminal

Keluarga Korban dan DPRD Sebut Kematian Fahrun di Sel Tahanan BNNP Sultra Banyak Kejanggalan

Redaksi TI by Redaksi TI
27 Oktober, 2025
in Kriminal
0
Keluarga Korban dan DPRD Sebut Kematian Fahrun di Sel Tahanan BNNP Sultra Banyak Kejanggalan

Ketgam : DPRD Kota Kendari bersama istri korban konferensi pers usai RDP

2
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

‎Kendari, Tajukinfo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait kejanggalan atau ketidakwajaran atas meninggalnya Fahrun dalam ruang tahnan BNN Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin 27 Oktober 2025.

‎Dalam rapat tersebut, pimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, La Ode Azhar dan didampingi sejumlah anggota dewan. Hadir juga pihak BNN Provinsi Sulawesi Tenggara, pihak kepolisian, Keluarga dan istri korban serta Gerakan Persatuan Mahasiswa Indonesia yang selaku mengadukan hal tersebut di DPRD Kota Kendari.

You might also like

Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Percobaan Pembunuhan Salah Satu Pekerja PT Marketindo Selaras

Buronan Polda Sultra Digugat Perdata Rp15,9 Miliar, Kuasa Hukumnya Diduga Masih Berhubungan dengan Tersangka”: Celah Hukum atau Obstruction of Justice?”

Ratusan Personel Polresta Kendari Amankan Rakornas Produk Hukum Daerah 2025

Pihak keluarga menyampaikan sejumlah kejanggalan terkait kematian Fahrun, yang dinilai tidak wajar. Mereka mempertanyakan beberapa hal utama, Prosedur operasional standar (SOP) penanganan tahanan di BNNP Sultra, Kondisi CCTV yang disebut mati saat kejadian, Penyebab dan kejanggalan kematian korban di dalam sel.
‎
‎Ketua Gerakan Persatuan Mahasiswa Indonesia (GPMI), Andrianto, menilai pihak BNNP Sultra harus memberikan penjelasan terbuka dan transparan atas meninggalnya Fahrun.
‎
‎ “Kami meminta pihak BNNP Sultra memberikan jawaban yang jelas terkait kematian almarhum Fahrun di dalam sel pada pukul 8 malam. Yang jadi pertanyaan besar, kenapa saat kejadian tidak ada konfirmasi kepada pihak keluarga? Ada selang waktu cukup panjang yang menimbulkan kecurigaan,” tegasnya.
‎
‎Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap tahanan. Menurutnya, SOP pengawasan dan perawatan di BNNP Sultra seharusnya berjalan ketat, termasuk fungsi CCTV 24 jam di area tahanan.
‎
‎ “Kami melihat ada pembengkakan di bagian belakang pundak almarhum dan bekas ikatan di pergelangan tangan. Dari pengamatan kami, tali yang mengikat korban seolah dikerjakan lebih dari satu orang. Ini menimbulkan dugaan adanya kejanggalan dan kemungkinan konspirasi,” tambah Andrianto.
‎
Semnentara Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, La Ode Azhar, menegaskan bahwa pihaknya sejak awal tidak bermaksud memperbesar kasus ini di media. Namun setelah melihat langsung foto dan bukti kondisi jasad korban, pihak keluarga dan dewan menemukan hal-hal yang dinilai tidak masuk akal.
‎
‎“Awalnya kami hanya ingin tahu proses meninggalnya. Tapi setelah melihat bukti-bukti, kami menemukan banyak kejanggalan. Kalau memang bunuh diri, kenapa bekas jeratan justru berada di tengah leher? Ini sangat tidak logis,” tegas Azhar.
‎
‎Selain itu, DPRD juga menemukan perbedaan keterangan mencolok antara pihak BNNP Sultra dan keluarga korban. Menurut penyidik BNNP, mereka telah berkomunikasi dengan pihak keluarga, namun keluarga membantah keras hal itu.
‎
‎“Keterangan kedua pihak saling bertolak belakang. Ini menandakan adanya ambiguitas dalam penanganan kasus di tubuh BNNP Sultra. Keluarga yakin ada sesuatu yang disembunyikan,” tambahnya.
‎
‎Keanehan lain muncul dari benda yang disebut-sebut digunakan korban untuk bunuh diri sehelai celana jeans. Menurut Azhar, hal itu tidak masuk akal secara logika maupun fisik.
‎
‎ “Masa iya gantung diri pakai celana jeans? Seberapa kuat sih bahan jeans bisa menjerat leher sampai meninggal? Dari situ saja sudah jelas ada yang janggal,” ujarnya.
‎
‎Azhar bahkan mengungkapkan dugaan kuat bahwa korban tidak bunuh diri, melainkan dibunuh. Hal ini diperkuat oleh hasil visum yang menunjukkan tangan korban dalam keadaan terikat.
‎
‎“Kalau dia gantung diri, bagaimana mungkin dalam waktu bersamaan bisa mengikat tangannya sendiri? Itu mustahil. Saya sendiri menyaksikan langsung proses visum tersebut,” beber Azhar.
‎
‎Selain kejanggalan pada kondisi korban, DPRD juga menyoroti CCTV di kantor BNNP Sultra yang ternyata sudah tidak berfungsi selama satu tahun. Padahal, menurut pengakuan pihak BNNP sendiri, CCTV merupakan alat penting untuk pengawasan tahanan.
‎
‎ “Kok bisa CCTV di BNNP dibiarkan mati selama setahun? Jawaban mereka justru mengindikasikan ada sesuatu yang ditutup-tutupi,” sindir Azhar.
‎
‎Atas berbagai temuan tersebut, DPRD Kendari mengeluarkan rekomendasi resmi agar BNNP Sultra bertanggung jawab penuh atas keselamatan tahanan dan mengawal kasus ini hingga tuntas secara hukum.

Ketgam : Pihak BNNP Sultra yang hadir dalam RDP di DPRD Kota Kendari‎

‎DPRD juga berencana meminta gelar perkara untuk mengungkap kebenaran di balik kematian Fahrun yang kini telah mengguncang kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum di Sulawesi Tenggara.

“Makanya kasus ini bersama keluarga korban akan mengawal kasus ini sampai selesai. Kasus ini kita kawal bersama, sehingga tabir atas meninggalnya almarhum Fahrun bisa terungkap,” tutupnya.

Pihak BNNP Sultra melalui Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelejen Kombes Pol Alam Kusuma S. Irawan
mengatakan terkait penyampaian keluarga adanya beberapa kejangalan itu hak mereka.

“Yang jelas sementara dugaan kami bunuh diri dengan dasar gantung diri, karena dilihat kasat mata dan tanda-tanda cairan keluar dari kemaluan waktu dilihat pertama,” jelasnya.

Ia menambahkan, kalau memang dugaan kematian Almarhum itu dibunuh dan yang melakukan itu harus bertanggungjawab entah itu dari luar BNN maupun di BNN sendiri.

“Makanya sama sama kita dorong itu. Dan kalau ada anggota kami yang melakukan maka kita tindak tegas sesuai dengan prosedur yang ada di BNN,” tutupnya.

Tags: BNNP SultraDPRD Kota KendariKeluarga korbanKematian TahananKetua Komisi IIIRDP
Previous Post

GAT Institut Soroti Pelantikan Sekretaris Dinas Cipta Karya: “Pejabat Pernah Demosi, Kini Naik Lagi”

Next Post

Reses di Nambo, Fadhal Rahmat Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Redaksi TI

Redaksi TI

Berita Terkait

Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Percobaan Pembunuhan Pekerja PT Marketindo Selaras
Kriminal

Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Percobaan Pembunuhan Salah Satu Pekerja PT Marketindo Selaras

by Redaksi TI
3 Februari, 2026
Buronan Polda Sultra Digugat Perdata Rp15,9 Miliar, Kuasa Hukumnya Diduga Masih Berhubungan dengan Tersangka”: Celah Hukum atau Obstruction of Justice?”
Kriminal

Buronan Polda Sultra Digugat Perdata Rp15,9 Miliar, Kuasa Hukumnya Diduga Masih Berhubungan dengan Tersangka”: Celah Hukum atau Obstruction of Justice?”

by Redaksi TI
13 September, 2025
Ratusan Personel Polresta Kendari Amankan Rakornas Produk Hukum Daerah 2025
Kriminal

Ratusan Personel Polresta Kendari Amankan Rakornas Produk Hukum Daerah 2025

by Redaksi TI
27 Agustus, 2025
Polda Sultra Tangkap Pengedar Narkoba, Amankan BB Sabu Hampir 1 Kg
Kriminal

Polda Sultra Tangkap Pengedar Narkoba, Amankan BB Sabu Hampir 1 Kg

by Redaksi TI
20 Agustus, 2025
Polisi Amankan Dua Pelajar di Konsel Atas Dugaan Peredaran Narkoba
Kriminal

Polisi Amankan Dua Pelajar di Konsel Atas Dugaan Peredaran Narkoba

by Redaksi TI
13 Agustus, 2025
Next Post
Reses di Nambo, Fadhal Rahmat Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Reses di Nambo, Fadhal Rahmat Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Sampai Terlewat!

Basarnas Kerahkan Personel Bantu Evakuasi Korban Banjir di Kota Kendari
Peristiwa

Basarnas Kerahkan Personel Bantu Evakuasi Korban Banjir di Kota Kendari

10 Mei, 2026
Kota Kendari Resmi Jalin Persahabatan dengan Kota Yiwu Tiongkok
Kota Kendari

Kota Kendari Resmi Jalin Persahabatan dengan Kota Yiwu Tiongkok

9 Mei, 2026
Sempat Hilang di Kebun, Warga Kolaka Utara Ditemukan Selamat
Peristiwa

Sempat Hilang di Kebun, Warga Kolaka Utara Ditemukan Selamat

9 Mei, 2026
UCLG ASPAC di Kota Kendari Jadi Jembatan Kerja Sama
Kota Kendari

UCLG ASPAC di Kota Kendari Jadi Jembatan Kerja Sama

7 Mei, 2026
Pemkot Kendari Gelar Gowes Gerakan Hemat BBM
Kota Kendari

Pemkot Kendari Gelar Gowes Gerakan Hemat BBM

7 Mei, 2026
Wali Kota Kendari Pimpin Apel Gelar Pasukan, Pastikan Pengamanan Maksimal UCLG ASPAC 2026 dan HUT Kota
Kota Kendari

Wali Kota Kendari Pimpin Apel Gelar Pasukan, Pastikan Pengamanan Maksimal UCLG ASPAC 2026 dan HUT Kota

6 Mei, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Konawe Utara
  • Kota Kendari
  • Kriminal
  • Lainnya
  • Muna Barat
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Uncategorized
  • Wisata

Rekomendasi

Ketua DPRD Kota Kendari Dukung LaMidi Dalam Transparansi Pelayanan Publik di Kelurahan

Dewan Minta Pemkot Kendari Sosialisasi Pencegahan Bullying di Sekolah

21 Februari, 2025
Ketua DPRD Kota Kendari Dukung LaMidi Dalam Transparansi Pelayanan Publik di Kelurahan

Ketua DPRD Apresiasi Wali Kota Kendari Kumpul Kepala OPD, Camat dan Lurah Bahas Masalah Sampah

4 Maret, 2025
Prof Armid Resmi Jadi Rektor Universitas Halu Oleo 2025-2029

Prof Armid Resmi Jadi Rektor Universitas Halu Oleo 2025-2029

1 Agustus, 2025
Tajuk Info

BTN PNS Blok 27 No. 8 Kel. Watubangga
Kec. Baruga Kota Kendari - Sulawesi Tenggara

Kontak Admin : 0822 2343 2337
Email : Admin@tajukinfo.com

Menu Navigasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kontak Kami

Berita Terkini

Basarnas Kerahkan Personel Bantu Evakuasi Korban Banjir di Kota Kendari

Basarnas Kerahkan Personel Bantu Evakuasi Korban Banjir di Kota Kendari

10 Mei, 2026
Kota Kendari Resmi Jalin Persahabatan dengan Kota Yiwu Tiongkok

Kota Kendari Resmi Jalin Persahabatan dengan Kota Yiwu Tiongkok

9 Mei, 2026

© 2024 Tajuk Info. All Rights Reserved | Support by WebNesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintah
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Lainnya

© 2024 Tajuk Info. All Rights Reserved | Support by WebNesia