Kendari, Tajukinfo.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menyalurkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ribuan keluarga penerima manfaat dengan menyasar warga di Kecamatan Poasia, Abeli dan Nambo. Penyaluran perdana berlangsung di Pantai Nambo, Kamis 13 Agustus 2026.
Wali Kota Kendari, dr. Hj.Siska Karina Imran, SKM., mengatakan bantuan tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat perlindungan sosial sekaligus menjaga stabilitas pangan masyarakat.
Untuk Kota Kendari, bantuan dialokasikan bagi 27.660 keluarga penerima bantuan pangan yang tersebar di 11 kecamatan dan 65 kelurahan. Setiap keluarga memperoleh 10 kilogram beras per bulan untuk alokasi Juli, Agustus dan September 2026.
Karena penyaluran dilakukan secara dirapel, masing-masing penerima langsung mendapatkan 30 kilogram beras.
“Bantuan pangan ini dalam rangka memperkuat perlindungan sosial bagi warga kita yang kurang, sekaligus menjaga stabilitas pangan di Kota Kendari,” ujar Wali Kota Siska.
Pada penyaluran perdana, sebanyak 7.046 keluarga dari tiga kecamatan menerima bantuan tersebut. Rinciannya, Kecamatan Poasia sebanyak 3.123 keluarga yang tersebar di lima kelurahan, Kecamatan Abeli sebanyak 2.220 keluarga di tujuh kelurahan, serta Kecamatan Nambo sebanyak 1.703 keluarga di enam kelurahan.
Wali kota menegaskan, penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan data terpadu nasional. Karena itu, masyarakat diminta tidak mengaitkan penerima bantuan dengan kedekatan terhadap pejabat maupun unsur politik
“Yang mendapatkan bantuan ini benar-benar yang membutuhkan, tanpa pengecualian. Tidak ada bilang ini orang dekat siapa, apalagi timnya anggota DPR. Semua memang diberikan kepada yang berhak,” tegasnya.
Setelah penyaluran perdana di tiga kecamatan, bantuan akan dilanjutkan secara bertahap ke delapan kecamatan lainnya. Perum Bulog akan mendistribusikan beras hingga ke tingkat kelurahan sehingga penerima dapat mengambil bantuan di wilayah masing-masing.
Kepala Bulog Kanwil Sulawesi Tenggara, Erdi Baskoro, memastikan pihaknya siap mengawal proses penyaluran agar bantuan diterima masyarakat sesuai sasaran, waktu, kualitas dan jumlah yang telah ditetapkan.
Menurut Erdi, Bulog mendapat penugasan untuk menyalurkan bantuan pangan beras untuk periode Juli, Agustus dan September 2026. Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras setiap bulan.
“Bulog siap mengawal, Bulog siap menyalurkan dan Bulog siap menyukseskan sehingga bantuan pangan tepat sasaran, tepat waktu, tepat kualitas dan tepat kuantum,” katanya.
Erdi juga menyampaikan jumlah penerima bantuan pangan di Sulawesi Tenggara mengalami peningkatan dari sekitar 317 ribu menjadi 324 ribu penerima. Untuk Kota Kendari, jumlah penerima tercatat sekitar 27.660 keluarga.
Ia berharap seluruh pihak, mulai camat, lurah, pendamping hingga petugas pelaksana dan transporter, dapat bekerja sama memastikan penyaluran berjalan lancar.
Di sisi lain, Erdi menyebut program bantuan pangan diharapkan dapat terus berlanjut seiring dengan peningkatan penyerapan gabah dan beras oleh Bulog. Secara nasional, penyerapan gabah disebut telah mencapai sekitar 3,85 juta ton dari target 4 juta ton.
Sementara di Sulawesi Tenggara, realisasi penyerapan gabah telah mencapai sekitar 160 ribu ton dari target 233 ribu ton. Bulog menargetkan capaian tersebut terus meningkat hingga akhir tahun.
Pemerintah Kota Kendari berharap bantuan CPP tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas harga pangan di daerah
















