Kendari, Tajukinfo.com – Pelaksanaan pertandingan Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra-Popnas) Zona IV tahun 2024 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) telah berkahir pada, Minggu 24 November 2024.
Pra Popnas ini merupakan ajang kualifikasi untuk pelajar-pelajar dari seluruh provinsi Indonesia sebelum bertanding atau menuju Popnas yang bakal dilaksanakan di Aceh-Sumut 2025 mendatang.
Berdasarkan klasemen akhir perolehan medali Jawa Timur (Jatim) merupakan Provinsi peraih medali terbanyak pada ajang tersebut dengan mengumpulkan 18 emas, 8 perak dan 12 perunggu. Total tim kota pahlawan tersebut mengumpulkan 38 medali
Peringkat kedua Kalimantan Timur (Kaltim) meraih 12 emas, 17 perak, 8 perunggu dengan total 37 medali. Kemudian tempat ketiga ada Nusa Tenggara Timur (NTT) meraih 11 emas, 4 perak, 3 perunggu. Total 18 medali.
Posisi keempat, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapatkan 3 emas, 4 perak, 4 perunggu dengan total medali 11. Kemudia, urutan kelima ditempati oleh Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapatkan 2 emas, 5 perak, 2 perunggu dengan total 9 medali.
Untuk posisi keenam Sulawesi Barat (Sulbar) 2 emas, 4 perak, 10 perunggu dengan total 16 medali. Sementara tuan rumah Sulawesi Tenggara (Sultra) mengumpulkan 25 medali dengan rincian 1 emas, 7 perak, 17 perunggu.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sultra, La Ode Daerah Hidayat, mengucapkan terima kasih kepada seluruh kontingen yang sudah hadir pada ajang Pra Popnas di Sultra sebagai tuan rumah penyelenggara.
“Kami sebagai tuan rumah mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu untuk menyukseskan kegiatan ini, mulai dari para atlet, pelatih, panitia serta semua yang terlibat. Kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya untuk segala kekurangan selama kegiatan berlangsung,” kata La Ode Daerah Hidayat.
La Ode Daerah Hidayat menjelskan khusus untuk pelajar Sultra, hasil yang capaian harus menjadi bahan evaluasi untuk seluruh cabang olahraga.
“Saya sangat apresiasi perjuangan atlet, saya minta atlet yang sudah mendapat emas tidak terlena dan wajib meningkatkan performanya. Yang meraih perak dan tetap lolos ke Popnas harus langsung berbenah. Dan yang gagal jangan kecewa, jadikan ini cambuk agar nanti bisa menjadi lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten Deputi (Asdep) Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi Kemenpora RI, Muhammad Aziz Aryanto, mengatakan Pra Popnas Zona IV 2024 diharapkan dapat memunculkan atlet-atlet potensial yang akan dibina melalui Popnas di Olimpiade. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kontingen yang telah berpartisipasi menurunkan atlet terbaik.
“Pra Popnas ini adalah sebagai prakualifikasi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025. Insyaallah, Popnas 2025 yang akan dilaksanakan di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Selamat bagi para jawara,” tutupnya.(Adv).
















