Kendari, Tajukinfo.com – Penyanyi dangdut Nasional dan kebanggaan Sulawesi Tenggara, Fildan Rahayu, dipastikan akan menghibur masyarakat pada acara Silaturahmi Akbar dan Festival Budaya Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara yang akan digelar pada 19 Juli 2026 di kawasan Eks MTQ Kendari.
Panitia pelaksana, Andi Sapri, mengatakan kegiatan tersebut akan menjadi ajang mempererat silaturahmi masyarakat Muna yang berdomisili di Sulawesi Tenggara. Acara ini juga akan dihadiri para tokoh masyarakat, ketua paguyuban, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat Muna dari berbagai daerah di Sultra.
Selain itu diundang pula, para Bupati se Sultra, unsur Forkopimda dan Ketua-Ketua Paguyuban yang ada di Sulawesi Tenggara.
“Silaturahmi Akbar ini menjadi momentum memperkuat persaudaraan masyarakat Muna. Kehadiran Fildan tentu menjadi kebanggaan sekaligus hiburan bagi seluruh peserta yang hadir,” ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran Fildan murni sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap masyarakat Muna. Penampilan jebolan ajang Dangdut Academy itu disebut lahir dari niat tulus sebagai putra daerah Sulawesi Tenggara.
“Fildan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Sulawesi Tenggara dan berdarah muna. Ini adalah bentuk dukungan dan kecintaannya kepada masyarakat Muna,” ujar Andi Sapri pada awak media, di Kendari, Selasa 7 Juli 2026
Panitia meyakini kehadiran Fildan akan menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat Silaturahmi Akbar dan Festival Budaya Muna semakin semarak. Selain mempererat tali persaudaraan, kegiatan ini juga menjadi wadah pelestarian budaya Muna sekaligus ajang kebersamaan masyarakat Sulawesi Tenggara.
Eks Anggota DPRD Kabupaten Muna ini menambahkan, kehadiran Fildan Rahayu dalam Silaturahmi Akbar dan Festival Budaya Muna bukan sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tentu lebih dari itu, kehadirannya membawa pesan bahwa figur publik asal Sulawesi Tenggara tetap memiliki kepedulian terhadap daerah dan masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.
Di tengah kesibukannya di industri musik nasional, keputusan Fildan untuk memberikan dukungan moril kepada masyarakat Muna menunjukkan bahwa ikatan emosional dengan kampung halaman tidak pernah terputus. Hal seperti ini menjadi nilai positif yang patut diapresiasi.
Silaturahmi Akbar yang digagas KKMM juga memiliki makna strategis. Kegiatan ini menjadi ruang mempererat persaudaraan masyarakat Muna yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Tidak hanya memperkuat hubungan kekeluargaan, festival budaya yang digelar bersamaan menjadi sarana penting untuk menjaga identitas budaya Muna. Tradisi, seni, dan nilai-nilai lokal akan tetap hidup apabila terus diperkenalkan kepada generasi muda.
Kehadiran seorang artis nasional seperti Fildan diperkirakan akan menarik lebih banyak masyarakat untuk hadir. Dampaknya, pesan-pesan tentang pentingnya persatuan dan pelestarian budaya dapat menjangkau lebih banyak kalangan, terutama generasi muda.
Bagi panitia, hadirnya Fildan tentu bukan semata mengejar kemeriahan acara. Sosoknya dianggap mampu menjadi simbol bahwa putra daerah yang telah sukses di tingkat nasional tetap memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan budaya di daerah asalnya.
Momentum ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara tokoh masyarakat, organisasi paguyuban, dan figur publik mampu menciptakan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.
Di sisi lain, kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan menengah di sekitar lokasi acara. Meningkatnya jumlah pengunjung berpotensi mendorong perputaran ekonomi melalui sektor kuliner, perdagangan, dan jasa.
Andi menambahkan bahwa kegiatan tersebut Akan dihadiri Bupatu se Sultra dan unsur Forkopimda dan Ketua-Ketua Paguyuban yang ada di Sulawesi Tenggara.
Persiapan Silaturahmi Akbar dan festival budaya KKMM terus dimatangkan diperkirakan 20 ribuan massa akan memadati dilapangan Eks MTQ Kendari.














