Konawe, Tajukinfo.com – Comm Centre KPP Kendari menerima informasi dari Yndi (BPBD Konawe) yang melaporkan telah terjadi kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang diduga hilang di hutan sekitaran Desa Anggoro, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin 14 September 2026 pukul 23.45 WITa
Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S mengatakan berdasarkan laporan tersebut tersebut, pada pukul 00.10 WITa Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan menuju LKP untuk memberikan bantuan SAR dengan jarqk tempuh LKP dengan KPP Kendari sekitar 90 KM.
Pada pukul 02.04 WITa Tim Rescue KPP Kendari tiba di LKP selanjutnya melakukan pengecekan titik duga terakhir tempat korban Nasarudin (52) Warga Desa Sambeani, Kecamatan Abuki
dan memastikan kembali dilokasi pencarian hingga pukul 03.00 WITa.
“Kemudian Pada pukul 07.00 WITa Tim SAR gabungan melanjutkan Ops SAR, pencarian dilakukan dengan membagi 2 tim dan dilakukan pemantauan menggunakan drone thermal,” kata Amiruddin A.S
Tim 1 menyisir sisi kanan (kuning) dengan luas area pencarian 800 x 750 meter, menggunakan metode Essar serta menyusuri jalan setapak. Kemudian Tim 2 menyisir sisi kiri (hijau) dengan luas area pencarian 800 x 650 meter, juga menggunakan metode Essar serta menyusuri jalan setapak
Ia menjelaskan, kronologis kejadian pada 14 September 2026 pukul 14.00 WITa korban keluar rumah untuk mencari ikan di rawa sekitaran Desa Anggoro, kemudian disusul oleh beberapa kerabatnya dimana mereka telah janjian untuk bersama-sama mencari ikan. Namun, hingga pukul 17.30 WITa mereka tidak bertemu korban dilokasi yang telah ditentukan, kendaraan serta tas milik korban ditemukan dekat lokasi tempat pertemuan, pencarian telah dilakukan hingga informasi ini diterima dengan hasil nihil.















