Kendari, Tajukinfo.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 di Aula Samaturu, Kantor Wali Kota Kendari, Senin 3 Agustus 2026.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, S K M., didampingi Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, serta Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan. Turut hadir Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)/Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sulawesi Tenggara (Sultra), Maharanny Puspaningrum, Korda BGN Sultra, Mulyadi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran pengelola SPPG dan mitra kerja terkait
Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, menegaskan bahwa Program MBG merupakan Program Strategis Nasional unggulan Presiden Republik Indonesia yang wajib didukung secara optimal oleh seluruh jajaran instansi di daerah
“Pelaksanaan MBG bukan hanya menjadi tanggung jawab BGN atau SPPG semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Daerah hingga Forkopimda. Melalui rapat koordinasi ini, kami berharap pelaksanaan MBG di Kota Kendari dapat terus diselaraskan guna mengantisipasi berbagai potensi kendala di lapangan,” kata Siska Karina Imran.
Ia menambahkan, Program MBG memberikan dampak ganda (multiplier effect) yang signifikan. Selain berfokus pada peningkatan taraf kesehatan dan percepatan penurunan angka stunting, program ini juga menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan lahan pekarangan, serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal
Sejalan dengan hal tersebut, Wali Kota menginstruksikan agar pasokan bahan baku pangan untuk dapur-dapur MBG (SPPG) memaksimalkan potensi lokal Kota Kendari melalui kolaborasi antar-OPD, seperti Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian
Pada kesempatan yang sama, Koordinator SPPG/BGN Regional Sultra, Maharanny Puspaningrum, menyampaikan paparan mengenai capaian pelaksanaan MBG di Kota Kendari. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau 112.193 Penerima Manfaat (PM) dari total target 123.756 PM, atau telah mencapai 90,66 persen. Secara rinci, capaian tersebut mencakup 90.880 peserta didik (siswa), 8.448 guru dan tenaga kependidikan (tendik), serta 12.865 jiwa dari kelompok rentan yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Saat ini terdapat 41 titik SPPG yang telah beroperasi di Kota Kendari. Tingkat cakupan layanan telah mencapai 90,66%, sementara sisa 9,34% lainnya sedang dalam proses persiapan seiring dengan penambahan unit SPPG baru,” jelas Maharanny.
Ia juga menambahkan bahwa Program MBG turut memberikan kontribusi nyata terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Dari total 2.042 tenaga kerja (kepala SPPG, staf, dan relawan) yang terlibatkan di dapur MBG, sebanyak 95,4% merupakan warga berdomisili Kota Kendari.
Melalui Rapat Koordinasi ini, Pemkot Kendari bersama BGN dan unsur Forkopimda berkomitmen memperkuat sinergisitas agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Kendari berjalan secara optimal, aman, akuntabel, dan tepat sasaran demi mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas
















