Kendari, Tajukinfo.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari La Ode Muhammad (LM) Inarto menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Forkopimda yang bertajuk stabilitas dan sosial pasca pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024 di wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Rakor Ini dibuka Asisten III Setda Kota Kendari Makmur mewakili Penjabat Wali kota Kendari Parinringi dan di Rakor ini turut hadir Kabinda Kota Kendari, perwakilan Kajari Kota Kendari, serta perwakilan Dandim, yang berlangsung di Aula Samaturu, Kantor Balai Kota Kendari, Senin 17 Februari 2025
Ketua DPRD Kota Kendari, LM Inarto mengatakan, rakor ini untuk memastikan stabilitas dan sosial pasca Pilkada tahun 2024 di Kota Kendari sekaligus memperkuat koordinasi guna memaksimalkan urusan pemerintahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Karena, lanjut dia, Rakor pemerintah dan lembaga-lembaga terkait sangat penting pasca Pilkada dan harus terus mendorong memberikan edukasi kepada warga untuk mengurangi potensi ketegangan dengan adanya euforia.
”Kita harapkan pasca Pilkada tahun 2024 akan meningkatkan kerjasama semua pihak dan bersama-sama membangun Kota Kendari serta memberikan wawasan yang lebih luas kepada masyarakat,” kata LM Inarto saat ditemui di DPRD Kota Kendari, Selasa 18 Februari 2025.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Kendari periode 2019-2024 ini mengingatkan masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif setelah pelaksanaan Pilkada serentak. Perbedaan pilihan politik hal yang biasa dalam sistem demokrasi, dan meskipun ada perbedaan tersebut, masyarakat harus tetap menjaga persatuan dan tidak membiarkan hal tersebut merusak hubungan sosial di masyarakat.
Ia menambahkan, menjaga stabilitas sosial bukan tugas dan tanggung jawab pihak tertentu, melainkan seluruh masyarakat bahwa kebersamaan dan saling menghormati adalah fondasi kuat yang harus terus dipelihara untuk kemajuan Kota Kendari.
”Mari bersama-sama kita bisa menjaga kedamaian pasca Pilkada, menciptakan masyarakat yang rukun, serta mendorong tercapainya pembangunan yang berkelanjutan untuk Kota Kendari yang lebih baik,” ucapnya.
Sementara itu, Asisten 3 Setda Kota Kendari, Makmur menekankan pentingnya kerja sama antar instansi dan lembaga dalam menghadapi tantangan sosial yang mungkin muncul pasca Pilkada 2024.
”Stabilitas sosial adalah kunci agar masyarakat Kota Kendari tetap hidup harmonis setelah proses Pilkada yang akan datang. Oleh karena itu, kita semua harus berperan aktif dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan penuh rasa persatuan,” kata Makmur.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Kendari ini mengungkapkan bahwa dalam menjaga stabilitas sosial, Forkopimda perlu bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan elemen-elemen yang ada di dalamnya. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI harus berjalan dengan baik untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang bisa terjadi setelah Pilkada.
”Selain itu, penting bagi kita untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kedamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas kebenarannya,” tutupnya.
Terakhir yang mewakil Kapolresta Kota Kendari, Pracoyo melaporkan kegiatan pasca Pilkada tahun 2024 yakni KPU Kota Kendari melaksanakan rapat pleno penetapan paslon terpilih dan menetapkan paslon 01 sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari periode 2025-2030.
“Yang kedua seluruh calon kepala daerah yang dilantik akan mengikuti orientasi di Akmil Magelang mulai dari tanggal 21-28 Februari 2025,” tutupnya.(Adv).
















