Muna, Tajukinfo.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna menggelar debat publik pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muna tahun 2024.
Debat publik tersebut dengan mengangkat tema Layanan Publik, SDM dan Aparatur, Kesejahteraan Sosial, Hilirisasi Sumberdaya Wilayah dan Konektifitas Infrastuktur Antar Wilayah berlangsung di di gedung SOR Muna, Sabtu 2 November 2024
Calon Bupati Muna, La Ode Kardini mengatakan, bahwa Kabupaten Muna mendapatkan urutan ke-16 kota termiskin. Sementara Muna merupakan salah satu kabupaten yang tertua di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). .
“Jadi La Ode Kardini dan Noor Dhani bersepakat untuk pulang ke Muna, mari kita bangun Muna ini yang segudang pontensi, tetapi kemudian tidak mampu dikelola sehingga itu menjadi kesejahteraan masyarakat,” kata Kardini.
Lebih lanjut, paslon dengan tagline Karunia ini menjelaskan, Muna memiliki potensi Pertanian, Perikanan dan Perternakan, maka konsep ini adalah hilirisasi. Tanpa adanya konsep hilirisasi maka Kabupaten Muna tidak akan maju.
Ia menambakan, bahkan Muna memiliki potensi pertambang seperti, nikel, emas, batu gampi dan biji besi.
“Semua itu potensi yang bisa dikelolah,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Muna, Noor Dhani menyampaikan, visi terwujudnya kabupaten Muna mandiri inovatif, berdaya saing dan harmonis.
Pasangan La Ode Kardini dan Noor Dhani memiliki 7 (tujuh) visi misi untuk pembangunan Kabupaten Muna.
1. Meningkatan kualitas hidup masyarakat agar berdaulat dan mandiri bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan.
2. Mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan potensi ekonomi kerakyatan.
3. Meningkatan aparatur dalam pengelolaan pemerintah.
4. Meningkatan sumber daya manusia melalui pengelolaan pendidikan dan kebudayaan dengan sistim kolaboratif.
5. Meningkatan kesejahteraan masyarakat dalam bidang ekonomi melalui sistim hilirisasi.
6. Meningkatkan konektivitas kemitraan antara pemerintah, swasta dan masyarakat.
7. Menjaga kelestarian sumber daya alam dan kelestarian lingkungan.
















