Bombana, Tajukinfo.com – Pada pukul 08.35 WITa Comm Centre KPP Kendari menerima informasi dari Zaenal yang melaporkan telah terjadi kecelakaan kapal terhadap KM. Legenda Nusantara 99 POB 13 orang di sekitar Perairan Kabaena yang membutuhkan Medevac
Plh. Kepala KPP Kendari Iwan Gunawan menjelaskan, berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 08.55 WITa Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna bersama potensi SAR diberangkatkan menuju titik pertemuan Medevac dengan menggunakan speedboat milik Polair dengan arak tempuh titik pertemuan dengan pelabuhan tampo sekitar 3,5 NM.
Kemudian pada pukul 08.42 WITa Tim SAR gabungan tiba di titik pertemuan dengan kapal penolong KM. KBR Benua Dua selanjutnya melaksanakan evakuasi POB kapal KM Legenda Nusantara 99
Pada pukul 09.00 WITa sebanyak 12 orang POB dievakuasi ke Pelabuhan Tampo dan tiba pada pukul 10.40 WITacselanjutnya korban di evakuasi ke RSUD L.M Baharuddin dengan menggunakan Ambulans milik Puskesmas Tampo dan kesehatan pelabuhan
“Pada pukul 11.00 WITa terima informasi dari tim dilapangan yang melaporkan korban An. Yudi Bagus MD dalam perjalanan ke rumah sakit,” ungkapnya.
Pada pukul 11.10 Wita Tim SAR gabungan kembali ke kapal penolong KM KBR Benua Dua untuk mengevakuasi 1 korban MD dan tiba di pelabuhan tampo pada pukul 12.30 Wita selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD L.M Baharuddin
Dengan telah terevakuasinya seluruh POB kapal KM Legenda Nusantara 99, Ops SAR kecelakaan kapal terhadap KM. Legenda Nusantara 99 POB 13 orang disekitar Perairan Kabaena yang membutuhkan Medevac dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Berikut data korban :
1. Sahriar/42tahun/Nakhoda/keracunan chemical butuh penanganan medis
2. Surya Darna
3. John Petro/42tahun/Mualim II/MD
4. Harianto
5. Ace Fahrun
6. Ali Muhtar
7. Kasih
8. Andi Beri
9. Hidayanto
10. Final
11. Munafik
12. Yudi Bagus/22tahun/Jurusan Minyak/MD
13. Aksan
Sebelumnya, pada 1 September 2026 pukul 01.00 WITa KM Legenda Nusantara 99 POB 13 orang rute Jakarta-Morowali dengan muatan chemical dan alat berat mengalami kebakaran diakibatkan bocornya cairan chemical diperairan antara pulau Selayar dan pulau kabaena, seluruh POB telah dievakuasi oleh KM KBR Benua Dua dengan kondisi 3 orang POB mengalami keracunan dan membutuhkan medevac dan tindakan medis















