Kendari, Tajukinfo.com – Di balik ribuan panggilan darurat yang masuk setiap bulannya, ada satu keyakinan yang terus menguat. Masyarakat Kota Kendari percaya pada Call Center 112. Dan kepercayaan itulah yang menjadi alasan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran memberikan dukungan penuh atas rencana peningkatan sistem layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 dari platform Aplikasi 112 menuju generasi terbaru.
Aolikasi 112 Gen2 bukan sekadar pembaruan teknis dan peningkatan ini adalah jawaban pemerintah atas amanah yang diberikan warganya. Salah satu terobosan terbesar Aplikasi 112 Gen2 adalah integrasi seluruh kanal pelaporan masyarakat ke dalam satu sistem terpadu.
Selama ini, masyarakat dihadapkan pada pilihan yang membingungkan: lapor ke 112, atau ke SP4N LAPOR!, atau melalui kanal media sosial, atau langsung ke OPD terkait? Dengan Aplikaai 112 Gen2, pertanyaan itu tidak lagi relevan.
Semua kanal kini menyatu dalam satu dashboard pengelolaan Integrasi ini memastikan tidak ada laporan yang tercecer hanya karena masuk melalui kanal yang berbeda. Semua masuk, semua tercatat, semua ditindaklanjuti dalam satu standar yang sama.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh kepala bidang penyelenggaraan e-government Diskominfo menurut HERY, S.Si, M.Si kepada para call taker dan dispachter bawha call center 112 gen 2 ini sudah terintegrasi melalui onmi chanel pada SPAN LAPOR Kemenpan RB serta sudah memiliki fitur dengan menggunakan semua jenis media sosial baik itu instagram, whats up, facebook, telegram, facebook, lanjut
Kepala Diskominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menjelaskan bahwa integrasi multikanal ini adalah langkah strategis untuk mengikis gap antara keinginan masyarakat melapor dengan kemampuan pemerintah merespons.
“Masyarakat melapor dengan cara yang mereka paling mudah lakukan. Tugas kami memastikan sistem kami mampu menangkap semua laporan itu, dari mana pun datangnya, dan memprosesnya dengan standar yang sama cepatnya. Aplikasi 112 Gen2 menjawab kebutuhan itu,” ujar Sahuriyanto.















