Kendari, Tajukinfo.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari melalui konferensi video (Zoom), Senin 19 Oktober 2026.
Rapat tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga barang dan jasa serta mengendalikan laju inflasi di daerah.
Rakor pengendalian inflasi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri), Tomsi Tohir, yang mengoordinasikan langkah-langkah strategis pemerintah daerah dalam mengantisipasi perkembangan inflasi dan menjaga kestabilan harga kebutuhan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Kota Kendari bersama jajaran TPID mengikuti arahan pemerintah pusat terkait langkah-langkah pengendalian inflasi, termasuk pemantauan harga bahan pokok, ketersediaan pasokan, serta kelancaran distribusi barang kebutuhan masyarakat.
Pengendalian inflasi menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat dan stabilitas perekonomian. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang intensif antara pemerintah pusat dan daerah agar setiap potensi kenaikan harga dapat diantisipasi sedini mungkin.
Sekda Kota Kendari, Amir Hasan, menegaskan pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam TPID untuk memastikan upaya pengendalian inflasi berjalan secara optimal. Menurutnya, pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok harus dilakukan secara berkelanjutan agar pemerintah dapat mengambil langkah yang tepat sesuai kondisi di lapangan.
“Pengendalian inflasi membutuhkan kerja sama dan koordinasi seluruh pihak. Kita harus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, serta perkembangan harga terus dipantau agar tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Kendari bersama TPID berkomitmen memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi melalui pemantauan harga, penjagaan ketersediaan pasokan, dan koordinasi lintas sektor. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga serta mendukung daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Kota Kendari
















