Kendari, Tajukinfo.com – Peluncuran Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kota Kendari semakin menunjukkan komitmennya dalam menangani masalah stunting yang masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan sumber daya manusia.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BKKBN Sultra, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, perwakilan dari Bulog Sultra, Perwakilan Komandan Korem 143 Haluoleo, Perwakilan Komandan Kodim 1417 Kendari, Perwakilan Kapolres Kendari, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari, Kepala OPD, penyuluh keluarga berencana, camat dan lurah di Aula Diklat Perwakilan BKKBN Sultra, Senin 23 Desember 2024
Kadis P2KB Andi Dajeng mengatakan, bahwa stunting adalah isu strategis yang terus menjadi perhatian nasional yang mengacu pada kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, telah menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia, termasuk di Kendari.
“Stunting harus menjadi perhatian kita semua, karena dampaknya bukan hanya terhadap kesehatan, tetapi juga terhadap masa depan generasi bangsa,” ujarnya.
Andi Dajeng juga mengungkapkan, menurut data terbaru dari Dinas Kesehatan Kota Kendari, hasil pengukuran pendekatan EPPGM menunjukkan bahwa saat ini terdapat 516 anak yang mengalami stunting di Kendari, yang setara dengan 2 persen dari total populasi anak di kota ini.
“Pemerintah Kota Kendari juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung gerakan ini dengan menyediakan fasilitas kesehatan yang lebih baik, serta melibatkan semua sektor dalam mencegah stunting,” tambahnya.
Selain peran dari pemerintah dan organisasi terkait, peran orang tua juga menjadi salah satu kunci utama dalam pencegahan stunting. Oleh karena itu, Gerakan Genting ini juga melibatkan masyarakat secara langsung untuk mendukung keluarga yang membutuhkan, terutama melalui program Orang Tua Asuh.
Setiap orang tua asuh yang bergabung dalam gerakan ini akan berperan aktif dalam memberikan edukasi mengenai pola makan sehat, perawatan kesehatan anak, serta pemberian dukungan gizi yang memadai.
Kemudian, peluncuran gerakan Genting ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara sejumlah pihak yang terlibat dan pemberian bantuan sembako untuk keluarga stunting.
















