Kendari, Tajukinfo.com – Lembaga Budaya (LB) Muna bakal menggelar musyawarah besar (Mubes) beserta silaturahmi akbar yang akan dilaksanakan pada Mei dan Juni 2026 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Ketua Panitia Silaturahmi Akbar Lembaga Budaya Muna, LM Bariun mengatakan, terdapat dua momentum besar yang bakal diagendakan oleh Lembaga Budaya Muna, yakni Mubes yang digelar 12 Mei di Hotel Claro dan silaturahmi akbar pada 21 Juni di Lapangan Benu-benua Kota Kendari.
Dua agenda kegiatan Lembaga Budaya Muna ini digagas untuk mempersatukan dan mempererat tali silaturahmi antar masyarakat Muna yang berada di wilayah Bumi Anoa.
Filosofi Muna kata Bariun yang memegang prinsip “Biar hancur badan asalkan daerah terjaga, biar hancur daerah asalkan adat terjaga, biar hancur adat asalkan agama tetap tegak”. Ajaran ini menempatkan agama sebagai benteng utama dalam kehidupan sosial yang mengutamakan nilai-nilai pomasigho (saling menyayangi), poangka-angkatau (saling menghargai) dan poadha-adhati (saling menghormati).
“Semangat agenda tersebut yakni, kita akan merajut kembali silaturahmi yang selama ini agak luntur. Filosofi itulah yang mempererat kita,” kata Bariun saat ditemui di Kendari, Senin 4 Mei 2026.
Ia menambahkan, gelorakan kebersamaan dan semangat pokadulu untuk mensukseskan musyawarah dan silaturahmi akbar dengan selalu berpegang pada nilai nilai luhur budaya Muna: dopomoo-moologho (saling menyayangi), dapo pia-piara(saling menjaga), dapo angka-angkatau (saling menghargai), dapo adha-adhati (menjunjung adat dan nilai), datumola nekakawasa, siosiomo
Kemudian ada juga penampilan tradisional bakal ditampilkan pada silaturahmi akbar, mulai dari tarian tradisional, silat Muna hingga perkelahian kuda. Pihaknya juga turut mengundang kerukunan dan paguyuban suku-suku lain di Sultra.
LM Bariun juga menegskan, dua agenda besar tersebut tanpa adanya embel-embel politik. Semua pihak harus menanggalkan semua identitas politik maupun birokrasinya dalam pemerintahan dalam pagelaran akbar tersebut.
“Semangatnya kita tidak dalam konteks politik, kita tanggalkan dulu semua itu, baik ketua dan anggota partai hingga birokrasi. Ini murni untuk kebersamaan,” tegasnya.
Lanjutnya, saat ini sudah terkonfirmasi bakal hadir pula pengurus di beberapa provinsi dari luar Sultra yang bakal menghadiri agenda mubes dan silaturahmi akbar tersebut, termasuk dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah dan Papua Pegunungan. Ada pula Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Jawa Barat, DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Jogya.
Pada Mubes Lembaga Budaya Muna nanti, bakal digagas pula struktur yang lebih luas atau reorganisasi skala nasional.
“Mereka bersepakat akan menghadiri agenda silaturahmi akbar di Kota Kendari. Kita juga akan gaga KKMM Indonesia, tergantung forum,” ungkapnya.
Untuk diketahui, pelaksanaan Mubes Lembaga Budaya Muna sendiri yakni untuk pemilihan ketua baru masa bakti 2026-2030, yang saat ini Ketua Lembaga Budaya-l Muna, Prof Andi Bahrun.
















