Kendari, Tajukinfo.com – Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima informasi telah terjadi kondisi membahayakan terhadap dua orang yang hilang di Kebun Nanga-Nanga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis 3 Oktober 2024 sekitar pukul 14.25 WITa.
Kepala KPP Kendari Amiruddin A.S menjelaskan, sekitar pukul 08.00 WITa kedua orang korban bernama Abdul Rahman (77) dan Siti Rasdiana (76) yang merupakan pasangan suami istri pergi ke kebun miliknya yang rencananya akan dijual.
Kedua korban merupakan warga Kota Parepare Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan baru tiba di Kota Kendari 3 hari yang lalu. Pada pukul 11.00 WITa korban menelpon salah seorang kerabatnya dan menginfokan bahwa mereka dalam keadaan tersesat dan kelelahan sehingga membutuhkan bantuan evakuasi namun setelah dihubungi kembali untuk memastikan lokasi korban, nomer HP korban sudah dalam kondisi tidak aktif.
Ataa kejadian tersebut keluarga korban bernama Rahim langsung melaporkan di Kantor Pencarian dan Pertolongan untuk mendapatkan bantuan SAR.
Berdasarkan laporan tersebut pada pukul 14.40 WITa Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan SAR. Pada pukul 15.00 WITa Tim Rescue KPP Kendari tiba di lokasi dan langsung melakukan penyisiran.
“Pada pukul 15.40 WITa korban ditemukan dalam keadaan selamat dan kedua orang korban tersebut dievakuasi ke rumah keluarga korban di kecamatan nambo selanjutnya diserahterimakan kepada pihak keluarga,” kata Amiruddin A.S.
Ia menambahkan, dengan ditemukannya korban tersebut dalam keadaan selamat, Ops SAR kondisi membahayakan terhadap dua orang yang hilang di Kebun Nanga-nanga Kecamatan Baruga, Kota Kendari dinyatakan selesai dan ditutup.(NR).
















